Berbagai Tren Motion Grafis yang Dapat Diikuti

Berbagai Tren Motion Grafis yang Dapat Diikuti

Berbagai Tren Motion Grafis yang Dapat Diikuti. Dengan berkembangnya teknologi, maka sudah biasa jika sebuah perusahaan menggunakan sebuah motion grafis untuk menunjang promosi perusahaan, melakukan pesan siaran dan membuat deskripsi peroduk. Hal ini tentunya sangat berguna bagi sebuah perusahaan untuk meningkatkan banyaknya pelanggan.

Motion grafis sendiri merupakan seni visual yang menggabungkan fotografi, teknik ilustrasi, tipografi dan videografi dengan menggunakan teknik animasi. Seiring perkembangan teknologi, maka akan banyak juga tren motion grafis yang bisa diikuti dan semakin menarik untuk dipilih.

Retro

Tren pertama yang biasanya dipilih dan sangat menarik adalah tren retro. Retro sendiri biasanya dipilih karena berisi konten visual masa lalu yang memiiki ciri khas. Dengan menggunakan tren retro, bisa meninggalkan kesan unik bagi para penonton. Sehingga tidak heran jika tren yang satu ini sedang mendapat popularias yang tinggi pada beberapa tahun terakhir.

Seamless Transitions

Seamless transitions merupakan tren motion grafis yang lainnya. Tren yang satu ini menciptakan sebuah perasaan fluiditas dan memungkinkan adegan ke adegan lain tanpa tersendat atau bisa dikatakan bahwa perpindahan dalam adegannysa sangat halus. Seamless transitions biasa digunakan untuk menimbulkan efek tooping pada sebuah video atau animasi yang digunakan untuk penyajian melalui media sosial.

Perpaduan 2D dan 3D

Perpaduan antara 2D dan 3D biasanya akan menghasilkan tampilan yang lebih bergaya, ilustratif, dan lebih grafis. Biasanya, pada perpaduan ini, objek 3D ditempatkan pada ruang 2D untuk memberikan bird’s eye dari sebuah gambaran luas. Hasil akhirnya adalah visual yang kompleks dan menampilkan gerakan konstan untuk menceritakan sebuah cerita.

Kinetic Typography

Kinetic typography atau biasa dikenal dengan tipografi kinetik merupakan sebuah karya seni dalam sebuah frame. Biasanya, tren motion grafis digunakan untuk meningkatkan kesadaran dengan cara halus tentang sebuah isu yang tidak selalu mudah untuk diperbincangkan.

Bold Colors

Biasanya, generasi millenial sangat suka dengan tampilan visual berwarna-warni yang berani dan memiliki tingkat kekontrasan tinggi. Oleh sebab itu, motion grafis mewujudkannya lewat bold colors. Gaya warna ini biasanya dianggap membantu untuk lebih mudah menarik perhatian para audiens. Bahkan, saat ini sejumlah karya infographis merupakan contoh penggunaan teknik bold colors.

Illustractive Quality

Untuk bisa memberikan kesan yang artistik dan mendalam dalam sebuah karya motion grafis, maka illustractive quality bisa menjadi pilihan. Tren motion grafis yang satu ini merupakan sebuah animasi tradisional yang banyak mengandalkan para artist yang mengerjakannya. Oleh sebab itu, hasil yang diberikan akan lebih artistik.

Simplified Iconography

Jika kamu ingin menghasilkan sebuah desain yang sederhana, efektif, menarik, dan berbasis stroke secara visual, maka simplified iconography bisa menjadi pilihan. Saat diaplikasikan dalam sebuah logo, akan menghasilkan logo yang lebih kreatif. Motion grafis yang satu ini juga dapat digunakan dalam sebuah pesan singkat promosi sebagai judul pembuka, presentasi dan lain sebagainya.

Handcraft

Tren motion grafis terakhir adalah handcraft. Handcraft sendiri merupakan sebuah perpaduan live action dengan komponen CGI yang bagus untuk memberikan kesan takjub bagi para penonton. Salah satu motion grafis yang satu ini merupakan suatu teknik pemasaran yang kuat dan membuatnya mudah untuk dicintai oleh para audiens.

Nah, tren motion grafis mana yang menjadi favoritmu? Tren-tren di atas bisa menjadi piihan untuk mempromosikan sebuah produk dalam perusahaan. Semoga artikel mengenai tren motion grafis dapat membantu Anda memahami serta menambah wawasan Anda.

Myesha

Leave a Reply